Cara Membuat Proposal PKM Agar Lolos Didanai DIKTI

46
Cara Membuat Proposal PKM Agar Lolos Didanai DIKTI

Lintas8.com – Program kreativitas mahasiswa atau PKM merupakan program yang sangat populer dikalangan mahasiswa, baik itu di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Program kreativitas mahasiswa ini diselenggarakan dan didanai oleh DIKTI. Dalam pembuatan PKM ini kamu dituntut agar kreative dan berfikir lebih jauh lagi mengenai apa yang akan kamu buat nantinya.

Jika kamu orang yang suka mengikuti kegiatan – kegiatan yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan, maka PKM atau kegiatan program kreativitas mahasiswa ini patut untuk kamu coba. Siapa tau kamu berhasil lolos untuk didanai apalagi sampai lolos ke tingkat Nasinonal (PIMNAS).

Akan tetapi untuk lolos sampai pimnas bukanlah hal yang mudah, karena tim kamu akan berhadapan dengan tim – tim yang sangat cerdas dari berbagai Universitas Negeri maupun Swasta yang ada di seluruh Indonesia. Maka dari itu kamu dituntut untuk bisa memilih tema yang menarik agar bisa masuk seleksi awal dan didanai.

Program kreativitas mahasiswa atau PKM terdiri atas 2 kategori besar yaitu 5 bidang PKM yang berbasis proposal dan berbasis artikel ilmiah.

Jenis bidang PKM berbasis proposal

  1. PKM-P atau Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian
  2. PKM-T atau Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Teknologi
  3. PKM-K atau Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan
  4. PKM-M atau Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat
  5. PKM-KC atau Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta

Jenis bidang PKM berbasis artikel ilmiah

  1. PKM-AI atau Program Kreativitas Artikel Ilmiah
  2. PKM-GT atau Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis

Agar proposal PKM yang kamu ajukan dapat menarik perhatian para tim rivewer, maka disini saya akan membahas tips – tips membuat PKM agar lolos didanai hingga sampai PIMNAS.

Tips Membuat proposal PKM

1. Memiliki Buku Pedoman PKM

Hal pertama yang kamu perlukan adalah buku pedoman PKM untuk membuat proposal. Dalam hal ini buku pedoman PKM yang digunakan adalah yang sesuai dengan tahun untuk pengajuan proposal PKM nya.

Hal ini wajib kamu siapkan, karena buku pedoman PKM merupakan sebuah pedoman yang digunakan dalam membuat proposal PKM. Karena hal yang paling utama di lihat oleh team Reviewer adalah apakah proposal tersebut sudah sesuai dengan pedoman yang ada. Jika tidak sesuai makan akan langsung dinyatakan gagal.

Walaupun ide dalam proposal anda itu sangat brilian, tetapi kalau anda tidak mengikuti prosedur yang ada maka itu akan sia-sia (gagal). Salah satu contoh pedoman dalam PKM yaitu, type huruf nya (contohnya Times New Roman) dan ukurannya misalnya 11. Anda harus mengikuti itu semua agar pada tahap awal yaitu pendanaan, proposal Program Kreativitas Mahasiswa anda dinyatakan lolos.

2. Dosen Pendamping

Dalam penyusunan proposal PKM, dosen yang memberikan arahan kepada kita disebut sebagai dosen pendamping (ini salah satu dalam buku pedoman PKM). Dosen pendamping ini berfungsi sebagai tempat kita bertukar fikiran atau menanyakan sesuatu yang dapat memberikan masukan kepada kita mengenai proposal PKM yang kita buat (Konsultasikan).

3. Ide atau Gagasan

Hal selanjutnya yang anda lakukan adalah menyiapkan sebuah ide atau gagasan yang nantinya akan kamu tuangkan dalam proposal PKM tersebut. Dalam hal ini, buatlah ide atau gagasan yang menurut kamu sangat bagus, unik dan belum pernah satu kalipun dimasukkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa.

Atau bisa saja kamu membuat ide untuk mengatasi permasalahan yang ada dimasyarakat, contohnya mengenai kelapa sawit. Dimana untuk memanen buah kelapa sawit saat ini masih menggunakan alat manual seperti kampak maupun egrek.

Sehingga dalam proposal yang akan kamu buat, kamu menjelaskan akan membuat teknologi berupa alat otomatis untuk memanen buah kelapa sawit tersebut, sehingga para petani tidak kesulitan dalam memanennya. Dan itu merupakan PKM-T dan untuk PKM-T diwajibkan untuk membuat desain dari alat yang akan dibuat.

Dan buatlah ide atau judul proposal yang sesuai dengan bidang anda (jurusanmu) karena hal tersebut dapat mengembangkan dan menambah pengetahuan anda khususnya di bidang anda (bisa juga untuk skripsi atau tugas akhir).

Misalnya kamu jurusan teknik mesin maka buatlah PKM-T, atau kamu jurusan ekonomi maka buatlah PKM-K. Sesuaikan dengan keahlian atau jurusan yang kamu ambil agar ketika lolos didanai kamu tidak kebingung memulainya darimana.

4. Buat Team (Anggota)

Setelah itu, kamu harus memcari teman-teman kamu untuk di jadikan team. Dalam memilih team, pilih lah 1 dari adek stambuk kamu (sesuai pedoman) dan pilih 1 lagi dari jurusan yang berbeda namun memiliki hubungan dengan ide yang kamu buat dalam proposal PKM.

Contohnya, anda jurusan teknik mesin dan di dalam proposal tersebut anda ingin membuat mesin pemanen sawit otomatis. Maka pilihlah 1 teman kamu yang dari jurusan fisika (karena berhubungan dengan yang akan di kerjakan nanti).

Ingat, pilihlah teman kamu yang mau ikut serta dalam menyelesaikan. Jangan yang tidak mau ikut kerja alias numpang nama saja.

5. Menyusun Proposal PKM

Setelah semua di atas sudah kamu lakukan, maka mulailah untuk menyusun proposal PKM yang akan kamu ajukan ke DIKTI. Mulai dari bab ke bab, perlahan tapi sesuai dengan pedoman yang ada.

Dibagian ini anda akan membuat tabel biaya dan jadwal kegiatan. Untuk menyelesaikan bagian ini, carilah informasi mengenai perkiraan biaya yang akan terpakai dengan mencari informasi mengenai harga barang- barang dan bahan-bahan yang akan digunakan nantinya (perhatikan biaya minimal dan maksimal yang ada pada buku pedoman).

Untuk masalah jadwal kegiatan, buatlah jadwal dari awal hingga akhir dari proses pembuatan alat atau hasil akhir yang ada pada proposal PKM anda. Dari pengalaman saya ketika mengikuti PKM ini, waktu nya sekitar 5 bulan pada saat mengikuti panduan PKM 2018 (lihat lagi pedoman yang ada).

6. Referensi

Jika anda bingung dalam menentukan suatu hal dalam proposal PKM yang akan dibuat, maka carilah referensi dari proposal-proposal PKM yang sudah lolos didanai DIKTI (banyak di internet).

Hal tersebut sangat penting bagi kamu yang baru pertama kali membuat proposal PKM, agar kamu dapat memahami gambaran tentang cara penulisan proposal PKM.

Jika anda ada kesulitan dalam pembuatan proposal PKM tersebut, maka temuilah dosen pendamping mu untuk meminta masukan dan arahan.

7. Pemberkasan dan Perbaikan

Hal terakhir yang harus anda lakukan yaitu melengkapi semua berkas-berkas yang diperluka, contohnya seperti lembar pengesahan dan lainnya. Sebelum anda meng-upload proposal pkm ke website resmi DIKTI, terlebih dahulu memeriksa kembali isi dari proposal tersebut. Ini bertujuan untuk mengantisipasi ada yang salah ketik atau yang masih kurang.

Behitulah kurang-lebih nya cara membuat proposal pkm agar lolos di danai yang dapat saya bagikan kepada anda. Kalau artikel ini bermanfaat, bagikan artikel ini di media sosial kamu ya.

Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat proposal PKM agar lolos didanai DIKTI. Sekian dan terimakasih.